Cara Keluar Dari FriendZone (Buat Pria)

Sudah tau kan dengan Friendzone? Zona dimana kamu sudah melakukan segalanya untuk seorang wanita dan ternyata ia hanya menganggapmu seorang teman dan tidak lebih. Sudah menghabiskan waktu, tenaga dan perhatian.

Sudah ngebet, galau, rindu, jatuh cinta, makan pun kebayang tentang si wanita. Pas nembak dijawabnya “kita enakan jadi teman aja deh”. Hahaha… tenang. Saya juga pernah merasakannya…. Woles aja.

Nah, artikel ini mungkin bisa membantu kamu para pria untuk bisa tahu Cara Keluar dari FriendZone (Zona Teman) tersebut.

Pertama kita bahas, mengapa bisa termasuk ke Zona Teman atau Friendzone?

Kalau sama wanita yang sudah lama kamu kenal dan emang temenan, ya sudah pasti kamu akan masuk friendzone. Karena dia memang taunya kamu kenal dan dekat sama dia sebagai teman.

Kalau sama wanita yang baru kenal, terus kamu terjerumus ke friendzone ada beberapa hal yang bisa kamu cek :

  1. Kamu Kelamaan.

Saat seorang wanita baru, masuk ke kehidupan kamu. Atau kamu masuk ke kehidupan dia dan ternyata sama – sama tertarik, nyaman, ngobrol asik, intim. Tapi kamu tidak mengambil langkah untuk ke step berikutnya. Mungkin dengan nembak dan menyatakan dengan jelas tujuanmu adalah untuk menjadi pacarnya, ataupun menyatakan kamu suka sama dia sebagai lawan jenis dan bukan teman. Dan akhirnya kamu termasuk ke friendzone, ya… kamu kelamaan.

  1. Kamu Gak menarik.

Untuk mengalami yang namanya jatuh cinta, diperlukan emosi yang sama – sama dirasakan. Yaitu tertarik + Nyaman + Chemistry. Kalau dari awal aja kamu sudah gak menarik. Kamu akan langsung dimasukkan ke zona teman biasanya.

Bagaimana cara keluar dari FriendZone ?

MAKE A CLEAR STATEMENT

Katakan dengan jelas kepada sang wanita, kalau anda menyukai dia bukan sebagai teman ataupun kakak. Tetapi sebagai pria yang ingin menjadikan dia sebagai pacar, kekasih, simpanan ataupun istri. Kalau kamu ditolak pada fase ini, ya resiko ditanggung sendiri. Be a Man with no regret to express your feelling to the one you love. << Kalau gak ngerti silahkan translate ke google.

DISCONNECTED WITH HER

Kalau kamu tipe Pria yang tidak mau mengambil resiko, jangan lakukan hal di atas. Cukup putus hubungan saja, menghilanglah dulu dari wanita yang anda sudah termasuk di dalam zona friendzonenya. Namun tetap pantau alamat rumahnya, nomor hape dan lainnya. Sementara kamu disconnected dengan dia, kamu bisa menjalankan hobi ataupun Sambil terus mencari wanita yang lainnya, siapa tau ada yang cocok ya kan?. Siapa tau juga dia punya pacar baru ya kan? Jadi, belajarlah ikhlas selama fase disconnected ini. Jangan needy. Silahkan baca artikel saya tentang needy di blog ini juga.

RESSURECTION

Setelah menghilang selama minimal tiga bulan ataupun lebih, dan bila dihubungi sama si wanita hanya menjawab seperlunya tanpa menggunakan perasaan (needy atau baper). Ajak wanita bertemu denganmu kembali. Dengan pribadi kamu yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Yang lebih menarik, lebih mampu membangun chemistry dan lebih jelas ingin menjadikan wanita tersebut kekasih.

THE DATE

Lakukanlah semua hal yang diperlukan pada saat pertemuan kembali ini, mulai dari menjaga Bahasa tubuh yang baik. Berkomunikasi dengan jelas, melakukan eskalasi pada sentuhan ataupun pembicaraan. Ajak dia bersenang – senang, ajak dia bersedih. Bawa dia merasakan hal – hal yang berbeda dari sebelumnya. Bangun chemistry. Jadilah pria yang menarik. Jangan Kelamaan. Berikan tanda – tanda yang jelas kalau anda tertarik dan ingin menjadikan dia kekasih bukan hanya teman seperti dulu. Kemungkinan besar kamu akan berhasil keluar dari FriendZone.

Bila tidak berhasil juga?

Ya sudahlah. Setidaknya selama masa disconnected kamu sudah menjadi pria yang lebih baik dari sebelumnya. Value sudah bertambah, maka wanita pun akan mendekat. Kalau memang belum jodoh sama yang satu, bisa jadi jodohnya dengan yang lain. Dunia penuh dengan berjuta kemungkinan. Ikhlas dalam mencintai seseorang juga adalah pelajaran yang sangat berharga untuk seorang pria.

Kalau memang perlu menangis, menangislah saja di sebuah kamar. Namun ingat untuk kembali berdiri dan memperbaiki diri. Karena semua yang terjadi ke diri kita adalah karena diri kita sendiri. Begitu kata Tuhan melalui kitabNya.

Terus belajar dan selalu bersyukur.

Rizky Yudhis

Instagram : @ryudhis

Advertisements

Be the first to like and comment this post.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s