Review Film : Sokola Rimba

Awalnya saya kurang tertarik untuk menonton film ini, tapi karena sering lewat bioskop dan ngeliat posternya. Ya jadi agak penasaran juga.

Apalagi sewaktu saya ke gramedia. Buku tulisan Butet Manurung ini berapa kali menarik mata dan alam bawah sadar saya.

Eh habis keliling keliling. Malah diajak sama pacar nonton “Sokola Rimba” . Ya lanjut…. go to studio 21

Karena hal inilah tulisan ini keluar.
Here we go.

Spoiler alert:
Film Sokola Rimba mengisahkan tentang seorang guru yang mengikuti passion hidupnya yaitu mengajar. 

Namun tidak seperti guru lainnya. Butet (pemeran utama wanita ) harus berjuang untuk mengajar. Karena ia ditugaskan menjadi guru untuk sebuah perusahaan di daerah Jambi.

Butet harus mengajar Baca, tulis dan berhitung pada anak anak dari suku pedalaman asli Jambi yang notabene masih tinggal didalam Hutan.

Namun untuk mengajar kan hal baru kepada anak anak suku asli tidak akan selalu berjalan mulus. Ada kepercayaan dan adat yang membuat suku asli jambi kurang terbuka terhadap perubahan.

Masalah dalam film ini tidak hanya pada benturan culture,  tapi juga penebangan liar serta konflik antar Butet dan beberapa orang di kantor nya.  Yang membuat film ini menjadi semakin menarik.

Bagaimana Butet menghadapi itu semua?
Apa dia berhasil mengajar anak anak suku pedalaman itu?

Film yang diangkat dari buku dan kisah nyata ini.

Saya beri score.
3/5
★★★☆☆

Score yang saya beri sesuka hati saya.

Rizky Yudhis.

Advertisements

Be the first to like and comment this post.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s