Mengingat semua kejadian selama beberapa bulan ini, banyak hal dan sudut pandang telah berubah dalam kehidupan saya terutama dalam hal yang berupa skill ataupun kemampuan.

Hal-hal yang dulunya susah menjadi lebih mudah, hal-hal yang dulunya kurang terampil menjadi lebih terampil.

Seperti pada saat ingin menulis, dulunya saya memerlukan sebuah tempat yang tenang dan keadaaan yang memungkinkan untuk menulis, ataupun diperlukan sebuah momen inspirasi untuk menuliskan hal-hal yang ada di dalam pikiran saya.

Saya tau anda juga terkadang merasa seperti itu πŸ˜€ .

Sekarang, saya merasa untuk menulis hanya diperlukan waktu yang cukup dan alat bantu untuk menulis, mencatatkan ide ataupun imaginasi yang sedang saya pikirkan.

Nah, berhubung saya suka banget untuk share sesuatu yang mungkin bisa merubah pola pikir dan mindset anda. Saya mau memberikan dua patah kata yang mungkin suatu saat akan terngiang-ngiang terus di kepala anda, yaitu kata Unconscious competence.

Apa itu Unconscious competence ?

Dimana bisa beli Unconscious competence ?

Enak gak Unconscious competence ?

Disimpan dulu pertanyaanya, baca dulu yang dibawah ini.

Tau gak? Sebenarnya sebelum manusia bisa melakukan suatu hal selain bernafas, hidup dan berkembang biak umumnya mereka harus melewati empat tahapan Pembelajaran.

Setiap manusia pada umumnya melalui empat tahap belajar yang biasa di lalui yaitu:

  1. Unconscious Incompetence : Tidak menyadari bahwa tidak mampu
  2. Conscious Incompetence : Menyadari bahwa tidak mampu
  3. Conscious Competence : Kemampuan secara sadar
  4. Unconscious Competence : Kemampuan secara tidak sadar

Saya akan memberikan contoh paling sederhana tentang empat tahap belajar tersebut.

Anda punya Facebook kan? Jika iya, ini akan mempermudah analogi dalam cerita saya.

Pertama kali anda tidak mengetahui apapun tentang dunia internet dan cuman mendengar tentang ada makhluk di luar sana yang bernama internet, google dan facebook (Unconscious Incompetence).

Kemudian dalam hati, anda berujar…Β  “ah gampang, tinggal datang, sewa internet, masuk, bongkar2”

Namun setelah 15 menit di depan monitor dan melihat desktop, anda bingung ikon yang mana yang harus dipilih. Menekan ikon internet explorer yang sudah ketinggalan jaman malah bikin computer membeku dan hang. Alhasil,Β  anda memanggil sang operator. Kemudian meminta bantuan kepada sang operator yang ganteng ataupun cantik untuk membantu anda menyelesaikan permasalahan Anda. Yaitu bagaimana agar komputer tidak hang, kemudian meminta sang operator untuk membuatkan diri anda akun facebook, ini adalah tahap kedua dalam pembelajaran yaitu Conscious Incompetence (menyadari bahwa tidak mampu).

Setelah dilajari sama sang operator maka anda mulai bisa, bahkan setiap ke warnet ataupun konek ke Wifi dimana saja anda sudah tau apa yang harus dilakukan dan bagaimana membuka Facebook anda. Ini adalah fase ketiga yaitu Conscious Competence : Kemampuan secara sadar.

Karena sudah berbulan-bulan dan semakin terampil melakukan hal itu, tanpa anda sadari anda mempelajari bagaimana ubah Foto Profile, nambah teman, posting ke wall teman, main poker dan berbagai macam aktifitas lainnya. Wah secara tidak sadar anda sudah bisa, inilah tahap Unconscious Competence : Kemampuan secara tidak sadar yang sudah anda miliki.

Nah, begitupun cara anda belajar dan mempelajari sesuatu ataupun skill terbaru dalam hal apapun. Fase-fase yang mungkin secara tidak sadari sering terjadi dalam kehidupan anda.

Saat anda mulai menyadarinya, mulailah berkata dalam diri…

“Kemampuan secara tidak sadar (Unconscious Competence) apalagi yang harus kudapatkan hari ini?”

Buatlah beberapa list yang mungkin bisa membantu anda dalam mengobrak-abrik dan membuat pikiran dan hidup anda lebih maju.

Contohnya :

1. Belajar Mengendara Mobil

2. Belajar Memasak

3. Belajar NgeBlog

4. Belajar Menulis

5. Belajar Bangun Pagi, dll

Buatlah daftar Unconscious Competence yang ingin anda miliki dan bentuklah kebiasaan yang bisa membantu anda menjadi seseorang yang semakin baik setiap harinya. Karena dengan kebiasaan lah Unconscious Competence bisa terbentuk dengan mudah dan semakin terampil.

Berikan pikiran anda konsumsi yang cukup…

Terima Kasih sudah membaca artikel ini,

Doakan saya Sukses ya

~Rizky Yudhis~

Advertisements

13 thoughts on “Ini Rahasia Pikiran, Jangan Dibaca !!

    • Iya, sama-sama. Dan konon katanya ada sebuah teknik memanipulasi pikiran yang bisa membantu mempercepat belajar kita langsung ke tahap 3 dan 4. Entah teknik apa itu namanya….

      Terima kasih sudah berkunjung πŸ˜€

  1. hmmm, sepertinya penulisnya pernah mendalami dunia hypnosis atau sejenisnya(nebak aja, kalo salah dimaafkan). Istilah-sitilah itu lebih dekat dengan hypnosis kan? ngaku.(maksa)

    • Bener mas, saya sempat jadi anggota Trance Community (komunitas hipnotis) Samarinda. Saya juga liat mas nampaknya mempelajari yang mengarah ke situ juga. Linknya ntar saya pasang juga ya mas, kalo saya sudah tidak terlalu sibuk lagi. πŸ˜€ ~mohon maklum~

  2. berhubung tiap baca artikelnya cuma bisa mringis dan senyum-senyum sendiri kaya orang yang gak terlalu manis dan menganggap bayangan dicerminnya adalah wanita tercantik sedunia, jadi saya komentar sekenanya untuk mengkayakan hati saya ^^
    I’m glad to read ur write πŸ™‚

Be the first to like and comment this post.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s